Sentralitas Kerajaan Allah dalam Perjanjian Baru sebagai Basis Otoritas Gereja
DOI:
https://doi.org/10.63218/2pz8qh64Keywords:
Kerajaan Allah, Perjanjian Baru, otoritas gerejaAbstract
Kerajaan Allah adalah berita utama dan berotoritas dalam kehidupan umat Allah, sebab melaluinya umat Allah dapat mengalami karya Allah yang besar. Di bawah otoritas itulah gereja mesti bergantung untuk menyatakan kehendak Allah yang dianugerahkan kepadanya. Penelitian ini bertujuan menyelidiki tentang Kerajaan Allah dalam Perjanjian Baru sebagai basis otoritas gereja guna mencegah potensi penyalahgunaan wewenang dalam gereja. Penelitian ini menggunakan metode riset literatur dengan rujukan pada buku dan artikel jurnal online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kerajaan Allah memiliki kuasa dan otoritas mutlak sebab Allah sendiri memerintah dan berkarya atasnya. Perjanjian Baru menunjukkan tentang otoritas Kerajaan Allah yang atasnya Tuhan Yesus Kristus memerintah dan melakukan karya-karya ajaib. Di bawah kuasa Kerajaan Allah itulah otoritas gereja memperoleh pijakan dan berkarya sesuai dengan maksud dan tujuannya di hadapan Allah, sebab gereja dipanggil untuk memberitakan dan mengimplementasikan kuasa Kerajaan Allah di tengah dunia.
References
Arifianto, Yonatan Alex, Carolina Etnasari Anjaya, and Andreas Joswanto. “Kajian Teologis Atas Konsep Otoritas Dalam Matius 25:14-30 Dan Refleksinya Bagi Kepemimpinan Gereja Era Digital.” CHARISTHEO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2, no. 2 (2023): 167–80. https://doi.org/10.54592/jct.v2i2.114.
Batlajery, Agustinus M.L., and Th. van den End, eds. Ecclesia Reformata Semper Reformanda: Dua Belas Tulisan Mengenai Calvin Dan Calvinisme. 2nd ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2014.
Beeke, Joel R., ed. Keindahan Dan Kemuliaan Mempelai Wanita Kristus. 1st ed. Surabaya: Penerbit Momentum, 2019.
Berkhof, Louis. Teologi Sistematika 5: Doktrin Gereja. Edited by Rudy Hartono and Hendry Ongkowidjojo. 7th ed. Surabaya: Penerbit Momentum, 2008.
Bungin, Burhan. Post-Qualitative Social Research Methods: Kuantitatif-Kualitatif-Mixed Methods Positivism-Postpositivism-Phenomenology-Postmodern Filsafat, Paradigma, Teori, Metode Dan Laporan. 1st ed. Jakarta: Penerbit Kencana, 2020.
Calvin, Yohanes. Institutio: Pengajaran Agama Kristen. Edited by Th. van den End. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.
Darmadi, Daud, and Leonardo Paruntu. “‘Keseimbangan Otonomi Lokal Dan Kesatuan Doktrinal: Kajian Pemerintahan Gereja Dalam Konteks Masa Kini.’” Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 6, no. 2 (2024): 122–37. https://doi.org/10.60146/kaluteros.v6i2.87.
Dever, Mark. Sembilan Tanda Gereja Yang Sehat. 1st ed. Surabaya: Penerbit Momentum, 2010.
Douglas, J.D. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid II M-Z. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2007.
Enns, Paul. The Moody Handbook of Theology: Buku Pegangan Teologi (Jilid 1). Malang: Literatur SAAT, 2006.
Guthrie, Donald. Teologi Perjanjian Baru 2: Misi Kristus, Roh Kudus, Kehidupan Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.
Haward, Ambrosius Setiadvento. “The Kingdom of God as a Foundation for the Relationship between the Church and the World According to the Theology of Wolfhart Pannenberg.” Theologia in Loco 3, no. 2 (2021): 231–57. https://doi.org/10.55935/thilo.v3i2.227.
Hunter, A.M. Memperkenalkan Theologia Perjanjian Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1986.
Lase, Bina Mardiati, Selviawati Selviawati, and Hikman Sirait. “Integritas Dan Moralitas Dalam Kepemimpinan Kristen: Upaya Gereja Membangun Spiritualitas Kepemimpinan Kristen.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani 9, no. 1 (2025): 103–12. https://doi.org/10.33991/epigraphe.v9i1.559.
Lumbantoruan, Tupa Pebrianti, Selviana Putri Naibaho, Agustinus Gulo, Yesica Elisabet Tanjung, and Juita Manullang. “Memahami Istilah Kerajaan Allah Dalam Ajaran Yesus Menurut Injil Markus.” Damai: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Filsafat 2, no. 1 (2025): 53–63. https://doi.org/10.61132/damai.v2i1.539.
Lumintang, Stevri Indra. Theologia Kepemimpinan Kristen: Theokrasi Di Tengah Sekularisasi Gereja Masa Kini. Edited by Danik Astuti Lumintang, Agustina Pasang, Shendy Carolina Lumintang, Elisua Hulu, and Masye Rompa. 1st ed. Jakarta: Geneva Insani Indonesia, 2015.
Ly, Thomas. “Kerajaan Allah Dan Transformasi Sosial: Dialetika Kedatangan Kerajaan Allah Dan Implikasi Masa Kini.” DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 8, no. 2 (2024): 760–76. https://doi.org/10.30648/dun.v8i2.1051.
Panggara, Robi. “Kerajaan Allah Menurut Injil-Injil Sinoptik.” Jurnal Jaffray 11, no. 1 (2013): 109–28. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25278/jj71.v11i1.74.
Purwoto, Paulus. “Tinjauan Teologis Tentang Gereja Sejati Dan Aplikasinya Bagi Pelayanan Gereja Kontemporer.” SHAMAYIM: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2020): 45–57. https://www.researchgate.net/profile/Paulus-Purwoto/publication/348719490_Tinjauan_Teologis_Tentang_Gereja_Sejati_dan_Aplikasinya_Bagi_Pelayanan_Gereja_Kontemporer/links/6177ac28eef53e51e1ebe267/Tinjauan-Teologis-Tentang-Gereja-Sejati-dan-Aplikasinya-Bagi.
Roesmijati, and Eddy Salim. “Gereja Sebagai Eksistensi Kerajaan Allah Di Tengah Masyarakat.” KINGDOM: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 5, no. 1 (2025): 11–24. https://ojs.sttkingdom.ac.id/index.php/Theo/article/view/136.
Salamita, Meisylina Putri, Tika Dwiyanti, and Sarmauli. “Peran Doktrin Gereja Dalam Kehidupan Umat Kristen.” Paramathetes: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 3, no. 1 (2024): 67–79. https://doi.org/https://doi.org/10.64005/jtpk.v3i1.146.
Santoso, David Iman. Theologi Matius: Intisari Dan Aplikasinya. Malang: SAAT, 2009.
Scheunemann, Rainer. Teologia Perjanjian Baru: Rangkuman Tema-Tema Teologia Perjanjian Baru. Papua: Sekolah Alkitab Malam GKI di Tanah Papua, 2004.
Simanjuntak, Fredy, and Fereddy Siagian. “Memaknai Metafora Kerajaan Allah Dalam Kehidupan Gereja: Antara Utopia Atau Existensi.” MAGNUM OPUS: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen 2, no. 2 (2021): 99–109. https://doi.org/10.52220/magnum.v2i2.93.
Subandrijo, Bambang. Menyingkap Pesan-Pesan Perjanjian Baru 1. Bandung: Bina Media Informasi, 2010.






