Relevansinya Menang Terhadap Penderitaan Di Era Bonus Demografi: Studi Eksegetis Terhadap Wahyu 2:8-11

Authors

  • Desi Natalia Siyam Budi Pratiwi Sekolah Tinggi Agama Kristen Sabda Holistik Author
  • Eklesia Abdiel Natanae Sekolah Tinggi Agama Kristen Sabda Holistik Author

DOI:

https://doi.org/10.63218/ty7pbj74

Keywords:

Penderitaan, Wahyu 2:8–11, Bonus Demografi, Ketahanan Iman, Generasi Muda

Abstract

Artikel ini mengkaji perikop Wahyu 2:8–11 sebagai dasar eksposisi teologis mengenai penderitaan dan ketahanan iman, serta mengaitkannya secara kontekstual dengan situasi bonus demografi yang sedang dihadapi Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah studi pustaka dengan metode eksposisi historis-gramatikal untuk menggali makna teks secara mendalam. Fokus penelitian ini adalah menyoroti bagaimana prinsip kesetiaan hingga mati yang diajarkan kepada jemaat di Smirna dapat diterapkan dalam kehidupan generasi muda produktif masa kini yang hidup di tengah tekanan sosial, ekonomi, dan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderitaan bukanlah tanda kutuk, melainkan peluang untuk menunjukkan kesetiaan dan menerima mahkota kehidupan. Artikel ini menawarkan pandangan teologis dan pastoral bagi gereja dalam membimbing generasi muda agar menang dalam penderitaan, serta membangun karakter tangguh dalam menyambut era bonus demografi.

Author Biography

  • Eklesia Abdiel Natanae, Sekolah Tinggi Agama Kristen Sabda Holistik

    Dosen Sekolah Tinggi Agama Kristen Sabda Holistik

References

Biri, S. (2024). Tinjauan Teologis eksistensi Yesus sebagai Logos dalam injil Yohanes 1: 1-18. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(1), 63–74.

Booij, T. (2005). Psalm CXXXIX: Text, syntax, meaning. Vetus Testamentum, 55(1), 1–19.

Bradley, C. (2020). The future of Asia.

Brownlee, M. (2004). Tugas manusia dalam Dunia milik Tuhan. BPK Gunung mulia. dave Hagelberg. (2010). Tafsiran kitab Wahyu dari bahasa Yunani (5th ed.). Andi

offset, yogyakarta.

Depparua, A. (2023). Pandangan Alkitab Terhadap Penderitaan Orang Kristen (Eksposisi Wahyu 2: 8-11). Jurnal ILUMINASI, 1(1), 31–43.

Dobson, J. C. (2005). James C. Dobson, Ketika Tuhan dapat Mengerti, peny., Jenny E. Naioboho dan Anna Wibiato, pen., Budijanton (Jakarta: Fokus Pada Keluarga,2005),37. fokus.

Dwisvimiar, I., & Setiawan, H. (2021). AKSELERASI PEMBANGUNAN KEPEMUDAAN: KONSEP PEMBERDAYAAN DALAM PENINGKATAN DAYA SAING MASYARAKAT ERA

INDUSTRI 4.0. Jurnal Kreativitas Dan Inovasi (Jurnal Kreanova), 1(2), 73–79.

Indonesia, S. (n.d.). Analysis of Social Statistics (Bonus Demographic and Economic Growth). Media.Neliti.Com. https://media.neliti.com/media/publications/49343- ID-analisis-statistik-sosial-bonus-demografi-dan-pertumbuhan-ekonomi.pdf

Kistemaker, S. J. (2011). Tafsir kitab Wahyu (2nd ed.). Momentum.

Lickona, T. (1992). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam.

Mble, G. P., م, شریفی., สุรัตน์ จงดา, Thuemmler, C., Bai, C., Appelo, J., Tapscott, D., Williams, A. D., Cook, N., Me, G., Epidemic, T. N., นพพงษ์ บุญจิตราดุลย์, Dean, J., Rosa Righi, R. da, Alberti, A. M., Singh, M., Gatteschi, V., Lamberti, F., Demartini, C., … 郭光灿. (2020). Memahami Tugas utama Hamba Tuhan Berdasarkan surat II Timotius 4:1-5 dan Aplikasinya pada masa kini. Acta Universitatis Agriculturae et Silviculturae Mendelianae Brunensis, 53(9), 1689–1699.

Nee, W., & Injil, Y. P. (2022). Pengkajian Kitab Wahyu. Yayasan Perpustakaan Injil Indonesia (Yasperin). https://books.google.co.id/books?id=vehhEAAAQBAJ

Niam, S., & Utami, B. S. A. (2024). Potensi Inovasi Indonesia di Tengah Bonus Demografi: Menjawab Tantangan Global. JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI, 2(4), 344–356. https://doi.org/https://doi.org/10.54066/jmbe- itb.v2i4.2542

Prasarti, S., & Prakoso, E. T. (2020). Karakter dan perilaku milineal: peluang atau ancaman bonus demografi. Consilia: Jurnal Ilmiah Bimbingan Dan Konseling, 3(1), 10–22.

Putra, A. (2021). Kesetiaan Harus Diuji.

Ramsay, W. M. (1979). The Letters toThe Seven Chruches of Asia And Their Place in the Plan of the Apocalypse. Grand Rapids.

Sabtu, J. (2023). Kajian Eksegetikal Iman yang Teruji dalam Penganiayaan Berdasarkan Wahyu 2: 8-11. Paramathetes: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(1), 28–39.

Saragih, E. M. (2019). Sikap Etis Kristen Terhadap Penderitaan Menurut 1 Petrus 4: 12-16 Dan Relevansinya Bagi Orang Percaya. Missio Ecclesiae, 8(1), 58–80.

Scheunemann, R. (2021). Panduan Lengkap Penafsiran Alkitab: Perjanjian Lama Dan Perjanjian Baru. PBMR ANDI.

Schwab, K., & Samans, R. (2016). The future of jobs: Employment, skills and workforce strategy for the fourth industrial revolution. World Economic Forum, 1– 32.

Siahaan, R. (2021). Penyingkapan Kitab Wahyu. PBMR ANDI.

Wahyu kepada Yohanes. (2009). Lembaga Alkitab Indonesia & Yayasan Karunia Bakti Budaya Indonesia.

Widiatmaka, P. (2016). Generation Youth Field as Successors Terrorists for Threaten National Resilience. ICoMS 2016, 324.

Yustian, O. R., & Astuty, E. (n.d.). Jurnal Pendidikan Progresif.

Download.Garuda.Kemdikbud.Go.Id. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=2926494%5C&val=2 5825%5C&title=The Effect of Entrepreneurship Education to The Number of Entrepreneur A Cross-Sectional Study from Indonesia.

Downloads

Published

2025-04-23

Issue

Section

Articles

How to Cite

Siyam Budi Pratiwi, D. N., & Natanae, E. A. (2025). Relevansinya Menang Terhadap Penderitaan Di Era Bonus Demografi: Studi Eksegetis Terhadap Wahyu 2:8-11. JURNAL SABDA HOLISTIK, 1(1), 59-70. https://doi.org/10.63218/ty7pbj74